Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Sabtu (28/8) pukul 23.30 WIB kembali aktif dan memuntahkan lahar panas. Dalam berita di televisi merekam muntahan lahar panas tersebut di puncak Gundaling Brastadi, sekitar 40 kilometer dari kaki gunung tersebut.
Warga yang tinggal di sekitar lereng gunung panik. Mereka menyelamatkan diri ke kota. Suasana kota yang sebelumnya terlihat sepi mendadak dipadati para pengungsi. Apalagi, muntahan lahar juga diikuti hujan debu yang sempat menyelimuti kota.
Saat ini, ribuan warga ditampung di Jambur, di tepi jalan lintas Medan-Brastagi dengan kondisi memprihatinkan. Menurut salah seorang warga, saat Gunung Sinabung meletus, sempat diikuti suara ledakan berulang kali hingga terdengar dari radius puluhan kilometer.
Sebelum memuntahkan lahar panasnya, sehari sebelumnya Gunung Sinabung sempat menunjukkan peningkatan aktivitas yang ditandai dengan hujan debu. Karena mengira tidak ada letusan, warga yang tinggal di sekitar kaki gunung sempat kembali ke kampung halamannya dan meninggalkan pengungsian
Geger tertangkapnya makhluk seperti tuyul Kelapa Gading, Jakarta Utara, sebenarnya bermula dari iseng.
Adanya tuyul berkeliaran di sekitar rumah milik warga diperoleh dari seseorang yang bisa menerawang keberadaan mahluk gaib.
Menurut pemilik rumah, Bibi (55), awal penangkapan tuyul tersebut ketika kedatangan seorang rekannya yang diketahui punya kemampuan menerawang alam gaib. "Awalnya dari iseng-iseng aja teman yang ingin menunjukkan jika di sekitar rumah ada tuyul," papar Bibi kepada okezone, Rabu (19/5/2010).
Dia menuturkan, dalam perbincangan pada malam hari, rekannya menceritakan apa yang dilihat di sekitar rumah. "Baru keesokan harinya dilakukan proses penarikan tutyul, tapi tidak dari rumah," jelas Bibi.
Selanjutnya selepas magrib, kata Bibi, temannya itu mengajak ke sebuah tempat yang berjarak beberapa kilo meter dari kediamannya di kawasan Kelapa Gading. "Kalau tidak salah di sebuah gudang yang tidak jauh dari pabrik minuman," ungkapnya.
Dari lokasi itulah dilakukan penarikan tuyul. Namun sayangnya, Bibi tidak merinci proses atau ritual dari penarikan tuyul tersebut. "Teman saya hanya bawa batang korek api untuk mengangkat tuyul itu dan dimasukan ke dalam botol kosong," imbuhnya.
Menurut pengakuan Bibi, dari batang korek api tersebut bisa dirasakan keberdaan makhluk halus yang diilustrasikan anak kecil dengan perut buncit dan berkulit hitam legam itu. "Teman saya memegang batang korek apinya dan saya rasakan ada hawa panas," terang Bibi.
Sambung Bibi,"Teman saya hanya ingin menunjukkan memang ada tuyul di sini. Lalu botol kosong itu dibawa teman saya."
Saat disinggung mengenai foto tuyul dalam botol tersebut, Bibi mengatakan pelaku yang mengambil gambar adalah tetangganya. "Yang moto tetangga saya. Diambil dengan kamera ponsel, hanya buat dokumentasi," paparnya.
Selain itu, Bibi juga menceritakan pengalamanya yang sempat didatangi seekor ular berukuran cukup besar. "Ularnya masuk ke halaman rumah langsung ditangkap dan diamankan oleh warga," imbuh Bibi yang rumahnya tidak jauh dari daerah rawa.
Read more..
Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Bekto Soeprapto mengatakan, kegagalan putera Papua untuk lulus sebagai anggota Polri dikarenakan peserta tes memiliki alat kelamin yang sengaja diperbesar dengan menggunakan ramuan tradisional daun bungkus.
Sebab itu, Bekto berpesan kepada seluruh bupati/walikota se-Papua untuk memperhatikan hal yang terlihat sepele itu jika ingin merekomendasikan putra Papua untuk masuk dalam institusi Kepolsian.
Menurutnya, kesehatan menjadi faktor utama kelulusan seseorang dalam tes calon anggota Polri. Perekrutan untuk orang asli Papua dilakukan secara khusus dengan sedikit menurunkan tes psikologi.
"Tapi satu hal yang tidak bisa ditawar yaitu masalah kesehatan, seperti pembesaran penis, HIV/AIDS, penyakit kelamin, penyakit gula, dan penyakit lainnya," ujar Bekto di acara Raker bupati/walikota se-Papua di Jayapura, Jumat (23/4/2010).
Bekto juga menjelaskan dalam masa otonomi khusus saat ini, Polri membuka peluang sebesar-besarnya untuk orang asli Papua mendaftarkan diri sebagai anggota polisi.
Pada periode lalu saja Polda Papua menerima 1.500 polisi hasil perekrutan khusus untuk putra asli daerah. "Bahkan, Polda Papua pada periode ini telah menaikan 69 polisi bintara ke perwira dengan rincian 60 orang di antaranya adalah orang asli Papua," pungkasnya.
Makanya yang mau mencalonkan jadi polisi jangan mencoba obat tradisional Daun Bungkus Papua ini deh. xixixi 100 % pasti ga diterima :)
Sumber okezone : http://news.okezone.com/read/2010/04/23/340/325880/gagal-jadi-polisi-akibat-perbesar-kelamin
Read more..Hari terakhir optimasi ini saya harus bisa taklukan halaman pertama google.co.id. Dengan lantangnya berbicara dan ngarep mode on hahaha. Mencoba menyentil kontes seo Catatan Blogger Seo Matre Ajib yang sebentar lagi akan memamsuki penjurian. Nah sebelum berakhir pastinya tidak mau ketinggalan untuk mengupdatenya. Meski harap-harap cemas menanti sebuah jawaban dari padi, eh maksud saya dari panitia. hehehehe Kontes yang penuh canda tawa.
Baru kali pertama saya menggunakan semua blog dummy saya untuk optimasi kontes. Mencoba-coba juga hal baru, padahal sebelumnya ga pernah pake semua blog dummy untuk sundulan hari terakhir. Kali aja ini bisa menghasilkan sebuah perubahan hehehe. Yang pasti perubahannya kearah yang bagus alias makin naik posisinya. Meliha posisi sekarang sudah bisa masuk page one yang smula nangkring di halaman 3 terus halaman 2. Prestasi yang bagus deh buat Catatan Blogger Seo Matre Ajib kontes ini.
Owh ya sedikit permberitahuan bahwa ada Catatan Blogger Seo Matre Ajib kontes ini ada bagian kedua atau episode kedua lah bisa dibilang begitu. Jadi para blogger yang belum ikut terdaftar dalam kontes ini jangan berkecil hati, karena masih ada kelanjutannya. Semoga saja kontes ini makin ramai dan mendapatkan apresiasi dari blogger pemula maupun yang sudah master. Salam blogger....
Read more..Jumlah korban tewas akibat gempa China terus bertambah. Sudah 617 jiwa tewas, sementara masih banyak lagi korban yang tertimbun reruntuhan. Hari ini, pemerintah China telah menyebar petugas dan peralatan ke wilayah pegunungan Tibet, untuk mencari korban selamat paska gempa kuat yang terjadi kemarin.
Seperti diberitakan Associated Press, serentetan gempa telah membuat bangunan di wilayah Yushu rata dengan tanah. Korban-korban yang terluka memenuhi jalanan di Jiegu, area perkotaan di wilayah Yushu.
Gambar vidoe dari stasiun televisi pemerintah China, CCTV, menunjukkan rumah-rumah yang terbuat dari kayu dan tanah liat hancur. Pejabat setempat menyebutkan bahwa 85 persen bangunan rusak.
Karenanya, korban selamat menghabiskan malam di luar rumah. Banyak di antaranya berkumpul di lapangan yang biasa digunakan untuk pacuan kuda, sementara suhu udara begitu dingin dan gempa susulan terus berlanjut.
Dengan jumlah dokter dan persediaan obat yang terbatas, korban selamat yang tungkainya patah pun tak bisa berbuat banyak dan hanya bisa menunggu datangnya bantuan.
"Ini seperti zona perang. Sangat kacau. Pada malam hari, orang-orang menangis dan berteriak. Para wanita menangisi keluarganya," ujar Ren Yu, seorang manajer sebuah hotel Jiegu.
Menurutnya, setidaknya terdapat lima gempa susulan sepanjang tadi malam. "Beberapa orang yang lengan atau kakinya patah memang mendapat suntikan. tetapi mereka menjerit kesakitan," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kemarin serangkaian gempa kuat mengguncang wilayah barat Tibet di China. Pusat gempa ada di sebelah selatan Qinghai, di dekat Tibet.
Daerah itu memiliki populasi sekitar 100 ribu jiwa, yang kebanyakan bekerja sebagai petani dan penggembala. Dinas Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat kekuatan gempa mencapai 6,9 skala richter. USGS juga mencatat adanya enam kali gempa dalam kurun waktu kurang dari tiga jam, yang semuanya berkekuatan di atas 5,0 skala richter. Sementara Pusat Jaringan Gempa China, mencatat salah satu gempa berkekuatan 7,1 skala richter.